Aceh Utara- Sekolah Tinggi Agama Islam Nurul Arafah Panton Labu Kabupaten Aceh Utara Resmi Di Launching Oleh Kopertais Wilayah 5 Aceh Bapak Prof. Dr. H. Wahrul Walidin. Ak. MA di Yayasan Nurul Arafah Mns Bujok Kecamatan Baktiya Kabupaten Aceh Utara. Kamis,(3/10).

Kedatangan Kopertais 5 Aceh disambut oleh pimpinan Yayasan Nurul Arafah Abi Ibnu Ali Rasyid di kediamannya tersebut, dan tampak beberapa dewan Guru untuk menyambut Kedatanganya Rombongan Rektor UIN Ar-Raniry tersebut.

Turut hadir pada launching tersebut Sektaris Kopertais Marzuki,M.Ag, perwakilan dosen Kopertais Medan Bapak Drs. Iskandar, M.Si, Wakil Rektor III UIN Ar-Raniry Bapak Dr.Saifullah ,M.Ag, Wakil Dekan II FTIK UIN Ar-Raniry Bapak Masbur,S.Ag,M.Ag, Alim Ulama, Muspika dan tokoh masyarakat setempat.

Ketua STAI Nurul Arafah Panton Labu Aceh Utara Tgk. Muhammad Nasir, M.Pd mengapresiasi Kopertais 5 Aceh atas inisiatif dan upayanya dalam melahirkan Kampus di Aceh, termasuk salah satunya STAI Nurul Arafah Panton Labu-Aceh Utara. Karena ditengah kesibukan dan padatnya agenda Kopertais baik itu di daerah maupun nasional, Kakanwil berhadir sekaligus akan melaunching STAI Nurul Arafah Panton Labu-Aceh Utara.

“Alhamdulillah, Bapak Kopertais 5 Aceh hadir ditengah kita pada peresmian dan lauching STAI Nurul Arafah Panton Labu-Aceh Utara hari ini, padahal kita tahu beliau punya kesibukan yang begitu padat,” ujar Tgk. Muhammad Nasir, M.Pd dalam sambutannya.

Tgk. Muhammad Nasir, M.Pd juga menerangkan, dengan diresmikannya STAI Nurul Arafah Panton Labu-Aceh Utara, maka pihaknya berharap dapat berpartisipasi secara penuh dalam mengembalikan kembali kejayaan Islam seperti yang pernah diraih di era Kerajaan Islam Samudera Pasee.

Abi Ibnu Ali Rayid selaku Pimpinan Yayasan Nurul Arafah Baktiya Aceh Utara mengharapkan kepada seluruh pihak untuk membimbing dan membantu Pengurus STAI Nurul Arafah supaya menjadikan STAI ini bisa menciptakan Generasi yang berilmu pengetahuan tinggi tidak kalahnya dengan sarjana Luar.
Beliau Juga meharapkan para calon mahasiswa dan mahasiswi STAI Nurul Arafah akan menjadi kader bangsa dimasa yang akan datang yang mampu bersaing bukan hanya tingkat Nasional, tapi kita harapkan kepada mereka agar mampu bersaing ditingkat Internasional.

Dalam kuliah Umumnya Ketua Kopertis Wilayah V Aceh yang juga Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh Periode 2018 – 2022, Prof. Dr. H. Warul Walidin AK, MA, Kamis, 03 Oktober 2019 usai meresmikan STAI Nurul Arafah mengatakan, pendidikan itu unik, spekturnya luas, yang paling penting adalah pendidikan itu mulia.

Saat ini kita hidup pada era digital, yaitu dimasa 4.0 bahkan di Jepang saat ini sedang berkembang 5.0, oleh karena itu yang paling penting kita harus pandai dari segala bidang ilmu.

Disebutkan dulu untuk mendapatkan akreditasi hanya 8 fuldamental, dan sekarang sudah 9 fuldamental. Bagaimana kita memperkuat diri dan lembaga ini, yaitu dengan iman yang kokoh dan totalitas energi dijaman melenial 4.0, tanpa ilmu kita semua akan tertinggal, “kata Profesor.

Kita butuh totalitas energi, apapun kita butuh digital sekarang, tapi hati hati jangan sampai lalai, kesalahan kita sekarang karena lalai dalam mengunakan teknologi, “jelas Profesor.

STAI Nurul Arafah yang lahir dari Yayasan Nurul Arafah Panton Labu Aceh Utara, didirikan dengan Akta Yayasan Nomor 131 tanggal 19 Februari 2018 dibuat oleh Notaris Erika Herawati,S.H., M.Kn., dan telah disahkan dengan Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia No :AHU-0002368.AH.01.04.Tahun 2018 tanggal 21 Februari 2018.

Saat ini STAI yang di ketui oleh Muhammad Nasir ,S.Ud. M.Pd, Wakil I Ibnu Hajar M.Pd, Wakil II T. amiruddin M.Kom, Wakil III Mawardi A Azis.M.Psi dengan ketua Prodi PAI Ibnoel Jajar M. Pd, dan ketua Prodi MPI Muhammad Bahagia M.Pd sudah menerima 130 mahasiswa dan mahasiswi.

Kedua Prodi tersebut sudah terakreditasi sesuai dengan Keputusan Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BANPT) No:182/SK/BAN-PT/Min-Akred/XI1/2018, tanggal 28 Desember 2018 Tentang Pemenuhan Persyaratan Minimum Akreditasi Perguruan Tinggi pada Perguruan Tinggi Keagamaan.(ril)

Facebook Comments